Spoiler and Prediction
Senin, 08 Maret 2010
Abstrak
Putra, R.W. 2010. Synthesis of Nickel Complexes Compound with Carboxil Ligan
from Crude Palm Oil and Their Potential Test for Waxs flame Coloring.
Key words: palm oil, carboxyl ligan, nickel complexes compound, waxs coloring
Complexes compound consist of cental ion and ligand. Central ion is metal
ion from alkali, alkali tanah, and transition metal. Ligand is anion or nautral molecul.
Now much synthese compound complexes with ligand from world material. World
material used for ligand must have atom free electron pairs which can donor pass.
One of world material used as ligand is carboxil anion. Carboxil anion have carboxil
group which can free electron pairs from oxygen atom to central atom so can function
as ligand. Carboxil anion obtain from oil, like coconut oil, Jatroha Curcas Linn oil,
and palm oil. Complexes compound synthese can used as compound material of waxs
so coloring produce result is interest like flame coloring of metal kation in used. This
research synthese nickel complexes with carboxil ligand whice give flame coloring if
flamed so can increase aesthetics price of waxs. Purpose this research is synthesis
nickel complexe compound with carboxil ligand with trans-saponification reaction
between sodium soap and nickel(II) chloride and then characterization until their
potential test for waxs flame coloring.
This research is consist of three steps that is: (1) synthesis, include two steps
that is sodium soap by saponification reaction between crude palm oil with sodium
hydroxide and nickel carboxyl complexe compound’s by trans-saponification reaction
between sodium soap and nickel(II) chloride; (2) characterization by determining
melting point, analyze of nickel metal with X-Ray Fluorescence (XRF), identification
of cluster fungtion with infrared spectroscopy, and solubility test along with magnetic
susceptible test with Magnetic Susceptibility Balances (MSB); (3) Application, added
nickel carboxyl complexe compound’s into paraffin with certain ratioand then flame
colour test with nichrome
The result of this research are : (1) sodium soap’s color is white; solved inside
water, octanol, glycerol, and compounds paraffin-octanol; dissolved inside n-heksane,
melting point 91-92 oC; and yield is 71,52%. (2) Nickel carboxyl complexe
compound’s color is green; dissolve inside water, glycerol, and n-heksane; solve
inside octanol and compounds paraffin-octanol (2:1); melting point 115-124 oC; and
yield is 70,27%. (3) Compound of synthesis product have parramgnetic
characteristic with μeff = 2,20 BM. (4) The flame’s test complexe compound with
nichrome and compounding with paraffin is red.
Rabu, 03 Maret 2010
link naruto download
Naruto Shippuuden
http://realitylapse.com/videos/naruto-shippuuden.php
Naruto: Shippuuden - 163
http://www61.indowebster.com/9fe89c76a8c0c2bf97310bc3186113e0.mkv
Naruto: Shippuuden - 162
http://www60.indowebster.com/ce893aac8780a11e896656cf8f0a6eb2.mkv
Naruto: Shippuuden - 161
http://www61.indowebster.com/6b7e33c1cab6b34737ca4b1517db4501.mp4
Naruto: Shippuuden - 160
http://www61.indowebster.com/6a5733b9042244646c823afc412c04da.mp4
Naruto: Shippuuden - 159
http://www61.indowebster.com/1484dab3d227ccde8893bd281918c644.mp4
Naruto: Shippuuden - 158
http://www60.indowebster.com/94b9c64bc1d2752913009b60254ded4e.avi
Naruto: Shippuuden - 157
http://www60.indowebster.com/78fd806eda792550f2cb6042d41ef258.avi
Naruto: Shippuuden - 156
http://www60.indowebster.com/fdff6969934a42022fdd10501bb9dc27.avi
Naruto: Shippuuden - 154-155
http://www61.indowebster.com/3481c073cd00ac24846a3cb68b8e91e0.mp4
Naruto: Shippuuden - 152-153
http://www60.indowebster.com/8a634aff64a6406507b72968af499f9b.mp4
Naruto: Shippuuden - 151
http://www.realitylapse.com/downloads/videos/naruto-shippuuden/naruto-shippuuden151-quickrelease.rmvbNaruto: Shippuuden - 150
Naruto: Shippuuden - 149
http://www.realitylapse.com/downloads/videos/naruto-shippuuden/naruto-shippuuden149-quickrelease.rmvbNaruto: Shippuuden - 148
Naruto: Shippuuden - 147
Naruto: Shippuuden - 146
http://www.realitylapse.com/downloads/videos/naruto-shippuuden/naruto-shippuuden146.rmvb
Naruto: Shippuuden - 145
Naruto: Shippuuden - 144
Naruto: Shippuuden - 143
Naruto: Shippuuden - 142
Naruto: Shippuuden - 141
Sabtu, 28 November 2009
Nonton Online Anime Terbaru
onepieceofbleach.com
Di situs itu juga dapat diketahui jadwal anime yang terbaru yang akan keluar.
selain itu, situs itu juga dapat digunakan untuk mendownload anime tersebut,
apabila di komputer atau laptop anda memiliki fasilitas yang memungkinkan.
anda bisa menginstall orbirdownloader terlebih dahulu sebelum andah mendonload disitus tersebut,
yang selanjutnya di aktifkan terlebih dahulu Get it pada tolbar halaman anda
(hanya bisa digunakan pada firefox mozilla).
setelah diaktifkan, jalankan film yang akan di download.
setelah selesai, anda siap untuk mendownload.
Anda akan menikmati 2 keuntungan yaitu bisa nonton online dan juga bisa download untuk mengoleksi agar bisa di tonton sewaktu-waktu.
Selamat mencoba,
Good Luck.
Kamis, 03 September 2009
Pelarut Bukan air
Pelarut | Eo (volt) |
H2SO4 | 1,44 |
HNO3 | 1,61 |
HClO4 | 1,70 |
HClO3 | 1,87 |
Pelarut | Molekul | Tetapan Dielektrikum (ε) | Suhu (oC) |
Air | H2O | 78,5 | 25 |
Asam Format | HCOOH | 59 | 25 |
Asetonitril | CH3CN | 38 | 25 |
Metanol | CH3OH | 31,5 | 25 |
Etanol | C2H5OH | 24,2 | 25 |
Aseton | CH3COCH3 | 2,4 | 25 |
t-Butanol | (CH3)3COOH | 12,4 | 25 |
Asam Asetat | CH3COOH | 6,1 | 25 |
Dietil Eter | (C2H5)2O | 4,26 | 25 |
Benzena | C6H6 | 2,275 | 25 |
Karbon Tetraklorida | CCl4 | 2,2 | 25 |
Heksana | CH3(CH2)4CH3 | 1,9 | 25 |
Hidrogensianida | HCN | 118,3 | 18 |
Asam Sulfat | H2SO4 | 110 | 20 |
Formamida | CHONH2 | 100 | 25 |
Amonia | NH3 | 22 | -34 |
Piridin | C5H5N | 12,30 | 25 |
Tetrahidrofuran | C4H4O | 7,39 | 25 |
Dioxsan | C4H8O2 | 2,213 | 25 |
Sikloheksan | C6H12 | 2,05 | 25 |
Asam Basa Lunak Keras
ASAM BASA KERAS LUNAK
R.G Pearson awal tahun 1960 mengusulkan bahwa asam basa lewis dapat diklasifikasikan sebagai asam basa lunak (soft) atau keras (hard). Asam basa lunak adalah asam basa yang elektron-elektron valensinya mudah terpolarisasi atau terlepaskan, sedangkan asam basa keras adalah asam basa yang tidak mempunyai elektron valensi atau yang elektron atau elektron valensinya sukar terpolarisasi. Dengan kata lain asam basa lunak mempunyai sifat terpolarisasi tinggi dan asam basa keras mempunyai sifat terpolarisasi rendah. Konsep ini kemudian dikenal dengan nama HSAB yang singkatan dari “hard soft acids and base” (asam basa keras lemah) atau yang biasa dikenal sebagai asam basa pearson.
Konsep HSAB dapat menjelaskan kesetabilan senyawa. Konsep ini juga digunakan dalam konteks kualitatif daripada kuantitatif yang membantu untuk mengetahui faktor utama terjadinya reaksi kimia, terutama pada logam transisi. Asam lunak bereaksi lebih cepat dengan basa lunak dan membentuk ikatan yang kuat, sedangkan asam keras bereaksi lebih cepat dan membentuk ikatan kuat dengan basa kuat.
Asam keras dan basa keras cenderung mempunyai atom yang kecil/radius ionik, oksidasi tinggi, kepolaran rendah, dan keelektronegatifan tinggi. Sedangkan asam dan basa lunak cenderung mempunyai:atom yang besar, tingkat oksidasi rendah, dan elektronegatifan rendah. Asam basa keras biasanya membentuk ikatan ionik, sedangkan asam basa lunak membentuk ikatan kovalen. Kekerasan suatu asam basa diukur untuk mengetahui kecenderungan terjadinya perubahan formasi atau bentuk..
Peran klasifikasi Pearson adalah untuk meramalkan reaksi berbagai macam spesies, yaitu asam-asam keras memilih bersenyawa dengan basa-basa keras, dan asam-asam lunak memilih bersenyawa dengan basa-basa lunak. Klasifikasi tersebut juga bermanfaat untuk meramalkan pilihan ikatan dan juga menunjukkan sintesis tingkat oksidasi abnormal dalam suatu logam. Secara umum ion-ion logam yang terletak pada bagian kiri dai sistem periodik unsur bersifat asam keras, sedangkan logam pada golongan utama sebelah kanan dari sistem periodik unsur bersifat asam lunak. Selain itu juga terdapat daerah batas yang terletak antara keras-lunak karena tidak ada perbedaan yang tajam antara keras dan lunak., yaitu umumnya terdapat pada logam-logam transisi.
Klasifikasi lunak-keras asam basa lewis
| Kelas | Asam | Basa |
| Keras | H+, Li+, Na+, K+ Be2+, Mg2+, Ca2+, Sr2+ Ti4+,Cr3+, Cr6+, Mn2+, Mn7+, Fe3+, Co3+ BF3, BCl3, Al3+, AlCl3, AlH3 CO2, Si4+ HX (molekul ikatan hydrogen) | H2O, NH3, N2H4 F-, Cl-, OH-, ROH, R2O NO3-, ClO4-, CH3COO- O2-, CO32-, SO42- PO43- |
| Daerah batas | Fe2+, Co2+, Ni2+, Cu2+, Zn2+, Sn2+, Pb2+ C6H5+, NO+, Sb3+, Bi3+, SO2 | C6H5NH2, N3-, N2, NO2-, Br- SO32- |
| Lunak | Cu+, Ag+, Au+. CH3Hg+ Hg22+, Hg2+, Cd2+, Pd2+, Pt2+, Pt4+ Br2, Br+, I2, I+, O, Cl, Br, I, N, Atom-atom Logam | H-, C2H4, C6H6, CO, SCN- CN-, I- S2-, S2O32- |
Konsep HSAB ini dapat juga meramalkan terjadi tidaknya suatu reaksi melalui suka tidak suka, yaitu asam keras cenderung suka dengan basa keras dan asam lunak cenderung suka dengan basa lunak. Berikut ini adalah contoh dari suatu reaksi suka dan tidak suka:
HgF2(g) + BeI2(g) → HgI2(g) + BeF2(g)
lunak-keras keras-lunak lunak-lunak keras-keras
CH3HgOH(aq) + HSO3-(aq) → CH3HgSO3-(aq) + HOH(l)
lunak-keras keras-lunak lunak-lunak keras-keras
Dari contoh diatas dapat dilihat bahwa pasangan asam keras basa keras (BeF2 dan HOH) terbentuk dari ikatan kovalen, sedangkan pasangan asm lunak basa lunak (HgI2 dan CH3HgSO3-) membentuk ikatan kovalen.
Selain dapat meramalkan tarjadi tidaknya suatu reaksi, teori HSAB juga dapat meramalkan pergeseran arah suatu reaksi (kesetimbangan), seperti contoh dibawah ini:
BH+(aq) + CH3Hg+(aq) ↔ CH3HgB+(aq) + H+(aq)
B = basa
Dari contoh diatas, apabila basa (B) adalah basa keras maka reaksi akan bergeser ke arah kiri dan apabila basa (B) adalah basa lunak maka reaksi akan bergeser ke arah kanan.
DAFTAR PUSTAKA
2009.Asam Basa Keras dan Lunak. (online), (http://muchiie.wordpress.com/2009/03/26/chemistryhsab-theory/, diakses 21 Juli 2009).
Krisnandi, Yuni.Tanpa tahun.Sistematika Teori Asam Basa.(online), http://repository.ui.ac.id/contents/koleksi/11/6a05eb96b17e24a135ab727576a013dedadcb0dc.pdf, diakses 21 Juli 2009).
Sugiyarto, Kristian Handoyo. Tanpa tahun.KIMIA ANORGANIK I: Dasar-dasar Kimia Anorganik Nonlogam. Yogyakarata: Jurusan Pendidikan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta

